Kamis, 05 Januari 2023

WRITE MY LIFE, first at 2023

Journey, selama menjadi Mahasiswa Perantauan

Ternyata benar ya apa yang dibilang orang-orang, kebahagiaan lu tu hanya ketika dapat warna biru situs LTMPT...Setelahnya, kamu bakal merasakan titik terpuruk lu mulai dari pertemanan, perkuliahan, lingkungan, bahkan keluarga.

Aku sudah berada di titik itu, dan malam ini aku masih ada di titik itu, aku adalah seseorang yang tidak menginginkan orang-orang disekililingku merasa terbebani dengan apa yang aku alami. Melalui tulisan ini, aku ingin bercerita bahwa aku pernah dikagetkan oleh tugas kuliah hingga tiap malam nangis terisak ingin menjerit pun tak mampu untuk itu. Aku pernah merasakan memiliki dompet yang tak berisi sepeser pun, bahkan aku pernah pulang kampung hanya mengais uang dua ribu rupiah, aku pernah nangis ketika orang tua berkata tidak punya uang untuk aku balik lagi ke Surabaya, aku pernah merasakan isak tangis karena gadget yang tidak mendukung buat tugas kuliah, aku pernah mengalami betapa terpuruknya aku ketika deadline tugas tinggal 2 menit tetapi gadget sangat down tidak bisa diakses, aku pernah merasakan sangat bodoh diantara teman-teman aku dikelas, aku pernah merasakan takut memilih teman yang salah, bahkan aku pernah pulang kampus larut malam demi tanda tangan koas, dikejar deadline laprak, dikejar tugas Purple Booknya Osjur, dan aku pernah merasakan tidak tidur karena itu semua, bahkan aku pernah pulang kampus jalan kaki larut malam dengan kondisi lagi hujan teman juga gaada yang bisa jemput, mau nebeng temen dia udah keburu pulang, mau pesen grab motor memori gadget tidak cukup. BYUUUUH

Tuhan, di saat itulah aku merasa caaaaaaappppek, lelaaaahhh, sangat payah..Benar benar aku jalan kaki, hujan-hujan, larut malam, taukah???Aku nangis kejer banget waktu itu, aku ngeluh aku ngerasa seberat ini kah aku harus menjalaninya Tuhan? Orang lain belum tentu sekuat ini, bagaiaman jika orang lain mengalami hal yang sama seperti ku, bagaiamana orang lain jika tidak sekuat diriku?

Taukah??? Betapa bisingnya aku kala itu mau ngadu kesana kesini ga bisa, temen udah pada sibuk. Hingga perlahan aku bisa selflove sendiri, bisa loyalty sama diri sendiri, bisa menerima diri gue adanya.I mean dibalik itu semua ak juga bersyukur sama Tuhan, at list dibalik aku sebagai pemeran ada juga publik figur yang memiliki peran penting at Journey kali ini, selain Ibu Bapak, ada juga keluarga aku Satu atap yang masih membersamai aku di setiap titik terendah yang mengharuskan aku harus bangkit, aku bisa lewati itu semua...

And best wishes kali ini, norma sejatuh apapun lo saat ini apalagi perihal lelaki please lo bisa liat diri lo dikemarin kemarin hari yang mati-matian buat bangkit buat kuat buat sabar ikhlas jalani ujian dari Tuhan. Jangan karena perihal nurutin Trust Issue lo sama lelaki yang ga ingin memberi mu kepastian sedikitpun, please perlahan lo harus hilang dari hidupnya, jangan biarkan dirimu sakit lagi kali ini..

Loveless so much much diri ku sendiri.

Tidak ada komentar:

Hai. Kurasa 2025 ini adalah ketikan pertama dan mungkin satu-satunya yang kutulis dengan kesadaran penuh bahwa hidup tidak lagi sesederhana...