Rabu, 09 Februari 2022

Bersama Hujan

Bersama Hujan

Halu kala itu tentang rindu
Sudah menjelang seminggu sulit bertemu
Jejak senyumu kepadaku begitu candu
Ditemani derasnya air hujan, ku berujar apa kabar denganmu !?

Sembari berjalan diatas aspal
Guyuran air hujan menderasi kedua mata ini
Membasahi segenap tubuh ini
Lalu, hati yang sendu kian merindu ini

Sore ini cukup sadis, menikmati hujan gerimis
Namun hati seperti iringan indah melodis
Terjangan angin berupaya seolah lagu apatis
Hati dan mulut pun masih mampu tersenyum sangat manis...

1 komentar:

Unknown mengatakan...

dari ujung sana, ada pula seseorang yang sedang menunggu rindumu

>see you

Hai. Kurasa 2025 ini adalah ketikan pertama dan mungkin satu-satunya yang kutulis dengan kesadaran penuh bahwa hidup tidak lagi sesederhana...